POLY Release
« Kembali           
Polytron Raih Kembali TOP BRAND AWARD 2013

Polytron Raih Kembali TOP BRAND AWARD 2013

  PT Hartono Istana Teknologi, selaku produsen elektronik dalam negeri terbesar dan terkemuka di Indonesia dengan merek Polytron, puji syukur berhasil kembali peroleh penghargaan TOP BRAND AWARD 2013 untuk kategori AUDIO dan HOME THEATRE. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Handi Irawan D, Chairman Frontier Consulting Group dan TOP BRAND Initiator kepada Tekno Wibowo selaku Marketing Director dan Eddy Ariawan selaku Product Manager Audio Video Hartono Istana Teknologi di Jakarta.

  Tekno Wibowo mengungkapkan bahwa dengan perkembangan merek yang demikian pesat dalam satu dekade terakhir ini, setiap perusahaan membutuhkan inovasi dan kualitas produk yang terus terjaga untuk dapat merebut hati konsumen. “Polytron selalu memberikan inovasi dan perhatian besar, tidak hanya untuk menghadirkan kualitas produk dengan kuantitas dan value for money terbaik, melainkan juga untuk layanan purna jual kepada konsumen dan berbagai inovasi yang memberikan nilai lebih terhadap produk,” jelas Tekno.  

Menurut Eddy Ariawan, salah satu kunci keberhasilan pengelolaan merek adalah dengan melakukan pengukuran atas kekuatan merek di mata masyarakat. Melalui TOP BRAND Survey, yang merupakan survey kekuatan merek selama 10 tahun berturut-turut, dinamika kebutuhan merek dapat dievaluasi, terutama dalam hal konsistensi kinerjanya. Akankah merek tersebut mampu bertahan dalam benak konsumen ditengah kompetisi yang ketat dewasa ini. "Yang melakukan penilaian terhadap merek adalah konsumen. Karena merekalah yang paling mengetahui,” tambah Eddy.

 

 Public Relations & Marketing Event Manager, Santo Kadarusman menambahkan, TOP BRAND adalah penghargaan tertinggi di bidang merek, yang hanya diberikan kepada merek-merek yang berhasil meraih posisi puncak dalam tiga kategori, yaitu mind share atau posisi merek di dalam benak konsumen, market share atau posisi merek berdasarkan pemakaian oleh konsumen, dan commitment share yaitu posisi merek berdasarkan pada keinginan konsumen untuk menggunakannya lagi di masa mendatang. Penilaian tersebut dilakukan melalui riset nasional oleh Frontier Consulting Group di enam kota besar, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, dan Makassar, yang melibatkan 3.000 responden atau jumlah sampel random di masing-masing kota adalah 500 orang. Booster ditambahkan untuk masing-masing kategori produk yang termasuk produk premium dalam rangka meningkatkan incidence rate. Kriteria responden adalah pria atau wanita yang berusia antara 15-65 tahun dengan tingkat SES antara SES E (pengeluaran rata-rata lebih dari Rp. 750 ribu per bulan) hingga SES A (pengeluaran rata-rata lebih dari Rp. 3.5 per bulan), dan metodologi yang digunakan dalam riset ini adalah wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data.

 “Selama tahun 2012 yang lalu, produk AUDIO dan HOME THEATRE Polytron ini berhasil meraih market share Audio Polytron (mini, midi, micro, big) 72%, Audio Portable Polytron 49,4% dan Polytron Home Theatre 12% (source GfK – unit), dengan harga produk berkisar mulai dari Rp 500.000,- sampai dengan Rp. 3.000.000,-“, ujar Santo mengakhiri.

 

 

« Kembali